Review Film The Better Sister: Persaingan Saudara. The Better Sister (2025), serial thriller psikologis Hulu karya Olivia Milch dan dibintangi Jessica Biel serta Elizabeth Banks, tetap menjadi salah satu produksi paling intens dan banyak dibicarakan sejak tayang perdana pada Juni 2025 hingga Februari 2026. Serial berjumlah delapan episode ini mengadaptasi novel karya Alafair Burke dan berpusat pada dua saudara perempuan yang bersaing seumur hidup: Chloe (Jessica Biel), pengacara sukses yang terlihat sempurna, dan Nicky (Elizabeth Banks), saudara yang lebih muda dan sering dianggap “gagal” oleh keluarga. Ketika suami Chloe dibunuh secara misterius, Nicky menjadi tersangka utama, memaksa keduanya menghadapi rahasia lama, persaingan masa kecil, dan pertanyaan siapa yang benar-benar “the better sister”. Hingga awal 2026, serial ini terus mendapat pujian karena penggambaran tajam tentang rivalitas saudara perempuan yang kompleks dan bagaimana trauma keluarga bisa meledak di saat paling tidak terduga. REVIEW FILM
Plot Utama dan Pembangunan Ketegangan: Review Film The Better Sister: Persaingan Saudara
Cerita dimulai dengan pembunuhan Adam, suami Chloe, di rumah mereka yang mewah. Nicky, yang baru saja keluar dari penjara karena kasus narkoba lama, tiba-tiba menjadi tersangka utama karena motif, kesempatan, dan bukti yang mengarah padanya. Namun seiring penyelidikan, terungkap bahwa hubungan Chloe dan Nicky jauh lebih rumit daripada sekadar kakak-adik biasa. Chloe selalu menjadi “yang lebih baik” di mata orang tua: pintar, sukses, menikah dengan pria kaya, dan punya karier cemerlang. Nicky, di sisi lain, dianggap sebagai “yang bermasalah”: kecanduan, kegagalan berturut-turut, dan pilihan hidup yang dianggap salah.
Serial ini membangun ketegangan melalui kilas balik masa kecil dan masa muda keduanya, mengungkap bagaimana persaingan itu dimulai dari hal-hal kecil hingga menjadi luka dalam. Chloe sering merasa Nicky “mencuri” perhatian orang tua dengan masalahnya, sementara Nicky merasa Chloe selalu diuntungkan karena “kesempurnaan” yang dibuat-buat. Pembunuhan Adam menjadi katalis yang membuka semua rahasia: perselingkuhan, manipulasi finansial, dan dendam yang tersimpan puluhan tahun. Setiap episode menambah satu lapisan baru, membuat penonton terus menebak siapa pelaku sebenarnya—atau apakah pembunuhan itu benar-benar dilakukan salah satu dari mereka.
Karakter dan Ketegangan Saudara: Review Film The Better Sister: Persaingan Saudara
Jessica Biel sebagai Chloe memberikan penampilan dingin tapi rapuh—seorang wanita yang terlihat sempurna dari luar tapi menyimpan rasa bersalah dan ketakutan besar di dalam. Elizabeth Banks sebagai Nicky membawa energi liar dan emosional yang kontras: saudara yang sering dianggap “gagal” tapi punya kejujuran yang brutal. Chemistry keduanya sangat kuat; setiap adegan bersama terasa seperti pertarungan emosional yang tak terucapkan. Serial ini berhasil menggambarkan rivalitas saudara perempuan dengan sangat realistis: cinta yang bercampur iri, dukungan yang disertai dendam, dan keinginan untuk membuktikan diri satu sama lain.
Tidak ada karakter antagonis tunggal yang jelas; ketegangan muncul dari dinamika keluarga itu sendiri. Chloe dan Nicky saling menyakiti tanpa sengaja, tapi juga saling membutuhkan di saat terburuk. Serial ini juga menyoroti bagaimana ekspektasi masyarakat terhadap perempuan—menjadi “yang lebih baik”, sukses, sempurna—sering kali menjadi sumber konflik internal dan eksternal.
Kesimpulan
The Better Sister adalah serial yang langka: mencekam sekaligus sangat emosional, penuh twist tapi tidak murahan, dan realistis tanpa terasa memaksa. Kekuatan utamanya terletak pada penggambaran rivalitas saudara perempuan yang kompleks, penampilan luar biasa Jessica Biel dan Elizabeth Banks, serta cara cerdasnya membongkar bagaimana satu pembunuhan bisa mengungkap luka keluarga yang tersimpan puluhan tahun. Serial ini berhasil menjadi tontonan wajib bagi penggemar drama psikologis seperti Big Little Lies atau The Undoing, dengan tambahan nuansa misteri yang membuat penonton terus menebak hingga akhir. Hingga 2026, The Better Sister tetap relevan karena menunjukkan bahwa persaingan saudara sering kali lebih dalam dan lebih menyakitkan daripada konflik dengan orang luar. Jika kamu sedang mencari serial yang membuat otak bekerja sekaligus hati teriris, The Better Sister adalah pilihan tepat. Musim kedua yang sudah dikonfirmasi diharapkan akan membawa konflik baru yang tak kalah menarik. Saksikan atau tonton ulang—karena kadang “the better sister” adalah orang yang paling kita benci, tapi juga paling kita butuhkan. Sebuah karya yang cerdas, emosional, dan sangat tepat waktu.