Review Film Broker: Perdagangan Bayi yang Menyentuh

Review Film Broker: Perdagangan Bayi yang Menyentuh

Review Film Broker: Perdagangan Bayi yang Menyentuh. Broker (2022) karya Hirokazu Kore-eda tetap menjadi salah satu film paling mengharukan dan manusiawi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan rating 7.0/10 di IMDb dan 96% di Rotten Tomatoes dari kritikus, film ini berhasil memenangkan beberapa penghargaan internasional, termasuk Best Actor untuk Song Kang-ho di Cannes 2022. Broker mengangkat tema perdagangan bayi ilegal di Korea Selatan, tapi bukan dengan nada menghakimi atau sensasional. Sebaliknya, Kore-eda menyajikan cerita yang lembut, penuh empati, dan sangat menyentuh—mengajak penonton melihat sisi kemanusiaan di balik tindakan yang secara hukum salah. Film ini bukan thriller kriminal, melainkan drama keluarga yang penuh kehangatan di tengah situasi yang seharusnya gelap. INFO GAME

Plot yang Lembut tapi Menggugah di Film Broker: Review Film Broker: Perdagangan Bayi yang Menyentuh

Cerita berpusat pada Sang-hyun (Song Kang-ho), seorang pria yang bekerja di binatu sambil menjalankan bisnis ilegal menjual bayi yang ditinggalkan di baby box (kotak penyerahan bayi anonim). Ia bekerja sama dengan Dong-soo (Gang Dong-won), seorang pekerja baby box yang sebenarnya pernah ditinggalkan sebagai bayi. Suatu hari, seorang ibu muda bernama So-young (Lee Ji-eun alias IU) meninggalkan bayi laki-laki bernama Woo-sung di baby box, tapi kemudian menyesal dan mengikuti proses penjualan. Ketiganya akhirnya terjebak dalam perjalanan darat untuk menemukan keluarga angkat yang tepat bagi Woo-sung, sambil dikejar polisi yang dipimpin detektif Su-jin (Bae Doona) dan Lee (Lee Joo-young). Sepanjang perjalanan, hubungan antar karakter berkembang dari transaksional menjadi ikatan keluarga yang tulus. Film ini tidak menghakimi siapa pun—baik ibu yang meninggalkan bayi, penjual bayi, maupun pembeli—melainkan menunjukkan bahwa di balik setiap tindakan ada alasan manusiawi yang kompleks.

Penampilan dan Pendekatan Kore-eda yang Khas di Film Broker: Review Film Broker: Perdagangan Bayi yang Menyentuh

Song Kang-ho memberikan penampilan yang sangat hangat dan penuh lapisan sebagai Sang-hyun—pria yang terlihat cuek tapi sebenarnya penuh kasih sayang. Gang Dong-won sebagai Dong-soo membawa kedalaman emosional yang kuat, sementara IU sebagai So-young tampil sangat meyakinkan dalam peran dramatis pertamanya yang serius. Bae Doona sebagai detektif juga luar biasa—karakternya tegas tapi punya empati yang dalam. Kore-eda menggunakan gaya khasnya: kamera yang tenang, dialog yang alami, dan fokus pada ekspresi wajah serta momen diam. Tidak ada adegan kekerasan berlebihan atau plot twist murahan—semua ketegangan datang dari emosi karakter dan konflik moral yang mereka hadapi. Musik latar minimalis dan sinematografi yang lembut membuat penonton merasa ikut “berjalan” bersama karakter dalam perjalanan mereka.

Tema yang Dalam dan Relevan

Broker bukan film tentang perdagangan bayi secara kriminal—ia adalah cerita tentang keluarga, pengampunan, dan makna menjadi orang tua. Film ini menunjukkan bahwa “keluarga” tidak selalu harus biologis; kadang ia terbentuk dari kebetulan, rasa bersalah, dan keinginan melindungi. Kore-eda juga menyentil sistem baby box di Korea yang kontroversial—di satu sisi menyelamatkan nyawa bayi, di sisi lain memungkinkan orang tua menghilang tanpa tanggung jawab. Pesan akhirnya sederhana tapi kuat: setiap anak berhak dicintai, dan setiap orang tua—meski salah—masih punya hati yang bisa berubah.

Kesimpulan

Broker adalah film yang langka: menyentuh hati tanpa manipulatif, lucu di beberapa bagian tapi tetap serius, dan penuh empati tanpa menghakimi. Penampilan Song Kang-ho yang luar biasa, arahan Kore-eda yang lembut, dan cerita yang penuh lapisan membuat film ini layak disebut salah satu karya terbaik sang sutradara setelah Parasite. Jika kamu mencari drama keluarga yang hangat, mengharukan, dan membuatmu berpikir ulang tentang makna “orang tua”, Broker adalah tontonan wajib. Film ini tidak memberikan jawaban mudah—ia justru meninggalkan rasa haru dan pertanyaan yang menggantung. Nonton sekali saja mungkin tidak cukup—karena setiap kali menonton ulang, kamu akan menemukan kelembutan baru yang semakin dalam. Broker bukan sekadar film tentang perdagangan bayi; ia adalah potret cinta orang tua yang rumit, penuh penyesalan, tapi tetap indah.

BACA SELENGKAPNYA DI…

More From Author

Review Film Drive My Car: Drama Mendalam Kore-eda Style

Review Film Drive My Car: Drama Mendalam Kore-eda Style

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LINK ALTERNATIF: